icon mobile
Home / Berita & Publikasi / Siaran Pers

PT PII Setorkan Dividen Perdana Tahun 2017

16 June 2017


PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII sebagai satu-satunya Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur (BUPI) pelaksana single window policy penyediaan penjaminan pemerintah telah melakukan pembayaran dividen sesuai amanat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2016 pada 16 Juni 2017 lalu.

 

 

Dalam RUPS Tahunan PT PII, telah disetujui pembayaran dividen oleh PT PII kepada pemegang saham sebesar Rp 100,65 miliar atau sekitar 20% dari laba bersih perusahaan pada tahun 2016 sebagaimana telah diproyeksikan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)  PT PII tahun 2017. Pembayaran dividen ini merupakan pertama kalinya sejak PT PII berdiri sejak 7 (tujuh) tahun lalu.

 

PT PII sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pembinaan dan pengawasan Menteri Keuangan telah berhasil  melakukan penjaminan atas  beberapa proyek infrastruktur. hingga bulan Juni 2017 ini, PT PII telah menandatangani perjanjian penjaminan atas 13 proyek infrastruktur skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yaitu yaitu PLTU Batang, 8 Proyek Jalan Tol (Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang dan Manado-Bitung, Jakarta – Cikampek II Elevated, Krian- Legundi – Bunder – Manyar, Cileunyi – Sumedang – Dawuan dan Serang-Panimbang), SPAM Umbulan dan seluruh paket Proyek Palapa Ring yaitu Barat, Tengah dan Timur dengan total nilai investasi sekitar Rp 119 triliun.

 

“Target yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2016 secara keseluruhan dapat tercapai dengan total nilai proyek yang telah diberikan penjaminan oleh PT PII mencapai Rp 81 triliun. Kemudian sampai Juni 2017 ini, nilai proyek yang telah dijamin oleh PT PII menjadi Rp 119 triliun dengan penambahan 4 proyek tol baru pada 22 Februari 2017 lalu”, Jelas Direktur Utama PT PII, Sinthya Roesly.

 

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho, selaku kuasa pemegang saham Negara Republik Indonesia juga memberikan apresiasi atas kinerja PT PII selama tahun 2016. “Pencapaian penjaminan di tahun 2016 sangat baik sebagai milestone perseroan ke depan. Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh karyawan agar terus melakukan monitoring yang efektif atas proyek-proyek yang telah dijamin, selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memproses penjaminan yang diberikan serta merencanakan dengan baik upaya mitigasi risiko yang akan dilakukan sehingga exposure terhadap klaim dapat diminimalkan”, Ujar beliau yang ditemui pada RUPS Tahunan Persetujuan Laporan Tahunan Tahun Buku 2016 pada 26 Mei 2017 lalu.

Sebagai informasi, PT PII telah mendapatkan penghargaan sebagai runner up dalam ASEAN Risk Award 2016 dalam kategori Risk Advocate yang diikuti oleh 23 perusahaan dan organisasi dari seluruh Asia Tenggara. Kemudian proyek yang telah diberikan penjaminan oleh PT PII salah satunya adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)/Central Java Power Plant (CJPP) juga meraih penghargaan tiga sekaligus yakni Project Finance Deal of the Year 2016 dari Asia Award, Best Power Deal in Asia Pacific dari IJGlobal Euromoney Award, dan Best Enviromental-Concerned Project dari Globe Asia.    

Kembali