icon mobile
Home / Berita & Publikasi / Siaran Pers

PT PII (Persero) menandatangani Memorandum of Understanding dengan Universitas Lambung Mangkurat

19 February 2016


PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/ PT PII dan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) hari ini menandatangani Nota Kesepahaman yang bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/ PT PII dan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) hari ini menandatangani Nota Kesepahaman yang bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Penandatangan Nota Kesepahaman ini dilaksanakan di Universitas Lambung Mangkurat yang di tandatangani oleh Rektor Unlam Prof. Dr. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. dan Direktur Utama PT PII Sinthya Roesly.

 

Dalam nota kesepahaman PT PII-Unlam sepakat untuk melakukan kerjasama pada bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta peningkatan kapasitas akademisi Unlam terutama dalam pembangunan infrastruktur.

 

”Pengembangan infrastruktur publik seperti prasarana transportasi air, pelabuhan, pariwisata dapat meningkatkan pertumbuhan industri dan konektivitas Kawasan Indonesai Tengah serta daya saing Indonesia Tengah pun turut meningkat,“ ujar Sinthya Roesly, Direktur Utama PT PII. “Dengan dukungan penelitian dan gagasan dari Unlam sebagai universitas tertua di Kalimantan, PT PII semakin mantap untuk memberi penjaminan bagi proyek-proyek infrastruktur yang paling mendesak bagi Kawasan Indonesia Tengah.”

 

“Dengan dukungan PT PII, diharapkan Unlam dapat ikut aktif dalam pengembangan infrastruktur dan menghasilkan lulusan terampil yang mampu mengembangkan berbagai megaproyek, dan menjembatani pihak pemerintah dan badan usaha dalam pembangunannya,” ujar Prof. Dr. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc.  

 

PT PII melalui IIGF Institute telah menjalin dan menjajaki kerja sama dengan universitas terkemuka di berbagai wilayah di Indonesia. Sejak digagas tahun 2012, IIGF Institute telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan 20 (dua puluh) Universitas di Indonesia dan akan terus menjangkau berbagai universitas lainnya secara lebih luas. Lebih lanjut, IIGF Institute telah menginisiasi pembentukan University Networking for Indonesia Infrastructure Development (UNIID) sebagai jaringan kerjasama untuk menampung seluruh potensi perguruan tinggi dalam bidang pengembangan infrastruktur.

Kembali