icon mobile
Home / Berita & Publikasi / Siaran Pers

Pemerintah Daerah Jawa Timur membuat Terobosan Baru dalam Pembiayaan Infrastruktur

30 December 2016


Setelah penandatanganan Perjanjian Penjaminan dan Perjanjian Regres pada 21 Juli 2016, akhirnya pada hari ini, bertempat di Kementerian Perekonomian telah dilaksanakan penandatanganan Financial Close proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan yang merupakan proyek air dan proyek daerah pertama dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang telah diberikan penjaminan pemerintah melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII.

Setelah penandatanganan Perjanjian Penjaminan dan Perjanjian Regres pada 21 Juli 2016, akhirnya pada hari ini, bertempat di Kementerian Perekonomian telah dilaksanakan penandatanganan Financial Close proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan yang merupakan proyek air dan proyek daerah pertama dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang telah diberikan penjaminan pemerintah melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII.

Proyek yang memiliki nilai investasi sebesar Rp 2 triliun ini merupakan salah satu dari sembilan proyek infrastruktur skema KPBU yang telah diberikan penjaminan pemerintah melalui PT PII. Adapun 9 (sembilan) proyek infrastruktur tersebut yaitu 4 Proyek Tol (Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang dan Manado-Bitung), PLTU Batang, SPAM Umbulan dan seluruh paket Proyek Palapa Ring yaitu Barat, Tengah dan Timur dengan total keseluruhan investasi sebesar Rp 81 triliun.

Financial Close SPAM Umbulan telah menjadi titik awal untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. Proyek ini merupakan proyek daerah pertama yang pembiayaannya dilakukan oleh pihak swasta dengan PT PII sebagai single window policy  penyediaan penjaminan pemerintah telah memberikan penjaminan sekaligus paduan kepada Pemerintah Daerah untuk bekerjasama dengan pihak swasta”, Ujar Direktur Utama PT PII Sinthya Roesly pada hari ini di Kemenko Perekonomian.

Sinthya menambahkan bahwa dengan penjaminan pemerintah melalui PT PII, kepastian pendanaan proyek melalui partisipasi swasta dapat lebih meningkat sehingga pemerintah dapat mewujudkan penyediaan infrastruktur yang tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah yang terbatas.

Sebagai informasi, Proyek ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air minum untuk masyarakat yang tersebar di 5 kabupaten/kota yaitu Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Berbagai pihak telah ikut mendukung keberhasilan proyek ini antara lain Kemenko Perekonomian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR dan peran serta dari Kementerian Dalam Negeri dalam tahapan eksekusi di tingkat Pemerintah Daerah nantinya.

Kembali