icon mobile
Home / Berita & Publikasi / Siaran Pers

IIGF National Infrastructure Conference 2017

14 December 2017


Jakarta, 14 Desember 2017 – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII sebagai satu-satunya Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur (BUPI) pelaksana single window policy penyediaan penjaminan pemerintah, hari ini menggelar acara IIGF National Infrastructure Conference (NIC) 2017 yang merupakan agenda tahunan PT PII dalam rangka mengangkat isu-isu strategis seputar sektor keuangan dan infrastruktur. Tahun ini merupakan pelaksanaan IIGF NIC yang ke-tiga, dimana pada dua tahun sebelumnya kegiatan ini bernama Seminar Nasional Infrastruktur.

Adapun beberapa Menteri yang hadir dalam acara ini adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Telekomunikasi dan Informatika, dan Menteri Keuangan yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan.

Direktur Utama PT PII Armand Hermawan menjelaskan bahwa PT PII menyelenggarakan acara ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PT PII ke - 8 (Delapan) yang bertujuan untuk mempersatukan bangsa Indonesia melalui pembangunan Infrastruktur dengan tema “Infrastructure Unifies Nation”.  

“Acara ini mengajak dan meyakinkan swasta untuk dapat lebih percaya diri dalam ikut membangun infrastruktur dan diharapkan dapat terbuka peluang-peluang baru dalam investasi maupun pembiayaan dalam proyek infrastruktur Nasional. Untuk instansi pemerintah, khususnya Pemerintah daerah agar memanfaatkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur nasional maupun daerah. Acara ini juga bertujuan untuk memberikan referensi kepada calon PJPK (penanggung Jawab Proyek Kerjasama) dan investor mengenai bagaimana implementasi KPBU di Indonesia”, Jelas Armand.

Armand menambahkan, “Pencapaian PT PII ini didapatkan berkat dukungan dari para Stakeholders yang telah mendukung terlaksananya kerjasama ini. Terimakasih kami ucapkan kepada Kementerian Keuangan, Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK), Badan Usaha, Swasta, Lenders dan Investor serta instansi akademisi dan PPP Office yang telah bersatu dalam kerjasama ini untuk mewujudkan “Infrastructure Unifies Nation”.

Hingga saat ini 2017, PT PII telah memberikan penjaminan penjaminan atas 13 proyek infrastruktur dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), yaitu PLTU Batang, 8 Proyek Jalan Tol (Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang dan Manado-Bitung, Jakarta – Cikampek II Elevated, Krian- Legundi – Bunder – Manyar, Cileunyi – Sumedang – Dawuan dan Serang-Panimbang), SPAM Umbulan dan seluruh paket Proyek Palapa Ring yaitu Barat, Tengah dan Timur dengan total nilai investasi sekitar Rp 141 triliun.

Pada Acara IIGF NIC 2017 ini juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk Proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi antara Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang mewakili Penanggungjawab Proyek Kerjasama (PJPK) dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan Perjanjian Prinsip Penjaminan antara PT PII dengan BUJT. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan PPJT untuk Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Sisi Selatan antara Kepala BPJT yang mewakili PJPK dengan BUJT dan Perjanjian Prinsip Penjaminan antara PT PII dengan BUJT.

Sebagai informasi, sampai tahun 2017 ini,  PT PII telah mendapatkan penghargaan sebagai pemenang  kategori Public  Initiative pada ASEAN Risk Award  2017 yang diikuti oleh 23 perusahaan dan organisasi dari seluruh Asia Tenggara serta pada beberapa waktu lalu, Majalah Investor mengumumkan PT PII sebagai ‘BUMN Terbaik 2017’ untuk kategori BUMN Kementerian Keuangan RI.

 

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:

Indra Pradana Singawinata

SVP Corporate Secretary

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)

Telp       : 021 57950550

Fax         : 021 57950040

Email     : p.indra@iigf.co.id

Kembali